Studi baru mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kelebihan berat badan 2 kali lebih mungkin menderita migrain.Penelitian yang dilakukan oleh peneliti Johns Hopkins University School of Medicine, Baltimore, AS, telah menemukan adanya hubungan antara obesitas dan penyakit migrain. Para peneliti juga mengklaim bahwa orang yang kelebihan berat badan 81% lebih mudah terkena migrain episodik daripada mereka yang memiliki berat badan normal.
Senin, 16 September 2013
Jumat, 13 September 2013
10 Pemuda Drop Out Sekolah yang Sukses Jadi Miliarder
New York : Bagi sebagian orang, mengenyam pendidikan sangatlah penting. Memiliki sertifikat atau ijazah pendidikan dinilai akan membuka jalan mulusnya karir dan masa depan. Dari sini pintu menjadi orang kaya akan terbuka.
Kenyataannya, biaya kuliah di perguruan tinggi kian melambung. Tak heran banyak yang tak mencapai mimpinya menjadi anak kuliahan dan kecewa masa depan tidak akan sebaik mimpinya.
Padahal, mengenyam pendidikan tinggi bukanlah jaminan. Ada orang-orang yang justru sukses usai meninggalkan bangku pendidikannya alias drop out. Mereka pun tercatat menjadi miliarder kelas dunia.
Berikut 10 miliarder yang membuktikan gelar sarjana bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses, melansir laman Business Insider, Rabu (4/9/2013):
1. Matt Mullenweg, sukses membangun WordPress
Mullenweg drop out dari University of Houston pada 2004 . Saat berumur 20 tahun, dia mulai mengembangkan mimpi awal WordPress dan dengan cepat mendapatkan banyak tawaran pekerjaan dari perusahaan-perusahaan teknologi .
Dia memutuskan meninggalkan bangku kuliah untuk bekerja di CNET, sebuah perusahaan di San Francisco, dengan dijanjikan ia bisa terus mengembangkan proyek sampingannya.
Dia sukses meninggalkan kuliah dengan menemukan Automattic, perusahaan di balik kesuksesan WordPress . WordPress sendiri mendapat 140 juta kunjungan per tahun dengan jumlah pekerja 140, sementara situs Automattic saat ini memiliki hampir setengah miliar pengunjung.
2. Arash Ferdowsi, pendiri DropBox yang kini bernilai US$ 4 miliar
mengenyam pendidikan di kampus tersebut.
Dia meninggalkan sekolah tapi sukses menemukan DropBox , startup kecil yang mampu tumbuh cepat menjadi layanan yang digunakan ratusan juta orang.
Saat ini, Ferdowsi menjadi Chief Technology Officer dari perusahaannya dan menjadi multi jutawan pada usia 27.
3. Aaron Levie, membangun perusahaan perangkat lunak Box.net yang memiliki valuasi IPO mencapai US$ 3 miliar.
Saat Levie menjadi mahasiswa di University of Southern California, dia memiliki berbagai ide bersama rekannya Dylan Smith. Akhirnya, saat mengikuti sebuah kelas pemasaran, Levie mendapatkan gagasan membuat Box.net , sebuah sistem manajemen konten cloud.
Akhirnya, sebuah email keberuntungan datang dari Mark Cuban yang menawarkan pendanaan US$ 350 ribu bagi idenya, dan mereka pun tak terlihat kembali ke kampus sejak itu.
Perusahaan Levie mampu menggelar penawaran umum saham perdana (IPO) beberapa waktu lalu di tahun ini.
4. Mark Zuckerberg, sukse membangun Facebook menjadi jaringan sosial terbesar di dunia , dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan.
Mark Zuckerberg sukse membangun Facebook menjadi jaringan sosial terbesar di dunia, dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan.
Zuckerberg keluar dari Harvard University pada tahun 2004 saat memasuki tahun kedua kuliah. Dia memutuskan pindah ke Silicon Valley dan bekerja penuh waktu di Facebook. Situs ini sukses meski pertama kali diluncurkan dari kamar asrama pada bulan Februari 2004.
Facebook terus berkembang pesat sejak saat itu, dan berhasil melakukan go public pada musim gugur 2012 serta menjadi IPO perusahaan teknologi terbesar sepanjang masa dengan raupan dana US$ 16 miliar.
5. Stacey Ferreira, tweet balik dari Richard Branson yang menjadi investasi
Pada 2012 , Ferreira memutuskan untuk drop out dari Universitas New York ketika ia menerima kabar pengusaha pemilik Virgin, Richard Branson dan Jerry Murdock berniat berinvestasi di startup berbasis cloud miliknya, MySocialCloud.com.
Ferreira telah memulai bisnis dengan kakaknya, Scott , saat masih mengenyam pendidikan di tahun kedua bangku kuliah. Ketika ia melihat sebuah tweet dari Branson saat meminta orang untuk "menyumbangkan $ 2.000 bagi amal," membuka kesempatan dirinya bertemu Branson di Miami. Ferreira dan kakaknya memutuskan untuk meminjam uang dari orang tua mereka untuk pergi ke Miami.
Hasilnya, mereka mampu meyakinkan Branson yang mau berinvestasi dan bahkan mengajak rekannya Murdock.
6. David Karp, pencipta Tumblr menjadi situs ke-9 -yang paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat
Lupakan kuliah , Karp bahkan tidak lulus SMA. Dia sudah seorang manajer produk di UrbanBaby, sebuah forum internet untuk orang tua pada usia 16.
Dia telah keluar dari SMA Bronx pada 2000 dan memutuskan sekolah di rumah pada 2001. Bahkan dia tidak pernah memperoleh ijazah sekolah tinggi.
Awalnya, ia mulai Davidville, fondasi pertama dari Tumblr. Situs ini dengan cepat menjadi sukses dan kini merupakan website nomor 9 yang paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat. Karp sendiri memberikan nilai bagi dirinya sekitar US$ 200 juta.
7. Dustin Moskovitz, salah satu pendiri Facebook yang sukses membangun Asana
Moskovitz mengambil kuliah jurusan ekonomi di Harvard, namun keluar pada tahun 2004 untuk mengikuti Mark Zuckerberg pindah ke Silicon Valley untuk membangun Facebook, perusahaan jejaring sosial raksasa. Perusahaan ini nisa mengubahnya menjadi miliarder.
Namun, dia meninggalkan Facebook pada 2008 untuk mendirikan Asana , sebuah aplikasi web yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kolaborasi karyawan.
8. Pete Cashmore, pendidi Mashable yang menarik lebih dari 20 juta pengguna unik setiap bulan
Pada 2012 , Pete Cashmore membuat daftar dari Majalah Time tentang 100 orang paling berpengaruh , dan situs Mashable sekarang menjadi salah satu publikasi online yang paling banyak dikunjungi .
Sebagai seorang anak , Cashmore bermain internet hanya untuk bersosialisasi karena berbagai komplikasi medis. Bahkan dia terlambat dua tahun masuk SMA karena kesehatannya . Cashmore tidak pernah kuliah , tapi berhasil meluncurkan Mashable pada usia 19 tahun.
9. Daniel Ek, pendiri layanan musik streaming Spotify
Ek meninggalkan studinya di bidang teknik di Royal Institute of Technology di Swedia setelah delapan minggu pada tahun 2005 . Ia menjadi jutawan hanya beberapa tahun kemudian .
Pada usia 14 , Ek mendirikan perusahaan pertamanya . Dia melamar pekerjaan teknik di Google pada usia 16 . Lima tahun kemudian, ia mendirikan Spotify. Perusahaan ini sekarang memiliki lebih dari 32 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia.
10. Danielle Morrill, sukse di Twilio
dunia teknologi sebagai karyawan perusahaan komunikasi pertama berbasis cloud, Twilio.
Pada tahun 2011 , ia dinobatkan sebagai salah satu miliarder sukses di bawah umur 30 tahun dari Majalah Forbes untuk perusahaan Teknologi Sosial.
Tahun berikutnya , Morrill meninggalkan Twilio untuk memulai perusahaan sendiri , Referly , yang menyediakan alat untuk mengumpulkan, berbagi, dan pelacakan link di seluruh web.
(Nur)
BBM Lintas Platform di Indonesia akan Diumumkan Tanggal 19 September?
Dari informasi yang cukup terpercaya yang baru saja diterima redaksi TeknoUp, pada tanggal 19 September akan ada acara seremoni mengenai BlackBerry Messenger lintas platform. Tempat belum diketahui, namun seperti biasa akan terbatas pada tamu undangan dan media saja. Tanggal tersebut belum tentu adalah tanggal rilis aplikasi tersebut, meski jika sudah diperkenalkan kemungkinan waktu rilis sudah demikian dekat. Menurut sumber yang sama, BBM lintas platform (Android dan iOS) akan dirilis ke toko aplikasi masing-masing platform pada tanggal 21 September.
Ini Gaya Hidup Zuckerberg yang Unik
Setiap tahun, Chief Executive Officer Facebook, Mark Zuckerberg, memilih satu tantangan pribadi dan mencoba menuntaskannya secara bertahap setiap hari selama setahun.
Tujuan dari tantangan ini adalah untuk memberinya perspektif mengenai cara membuat sebuah produk baru secara berbeda. "Mengerjakan satu hal secara terus menerus membawa ke sejumlah pengalaman tak terduga," kata Zuckerberg dalam sesi tanya jawab TechCrunch Disrup kemarin.
Rabu, 11 September 2013
IPhone akan Kembali Tunjukkan Taringnya di Pasar Ponsel
Awal tahun ini, beberapa hal tidak berjalan baik untuk bisnis iPhone Apple.
Pertumbuhan dari tahun ke tahun turun menjadi satu digit. Samsung adalah kesayangan media teknologi. Ada laporan yang menyebutkan bahwa Apple memangkas pesanan iPhone dari pemasok mereka. Android terus mencetak jumlah pangsa pasar yang mencengangkan.
Nah, tampaknya kini Apple akan mengubah segalanya dan mendapatkan pesona iPhone mereka kembali.
Pekan ini, mereka meluncurkan iPhone 5S dan iPhone 5C, sebuah iPhone berharga murah. Produk-produk tersebut terlihat tidak memiliki fitur baru yang revolusioner. (Tipe 5S memiliki pemindai sidik jari yang membuat teleponnya lebih aman.)
Ponsel-ponsel itu bagus, tapi bukan produk-produk itu yang akan menghidupkan kembali bisnis Apple.
Pertumbuhan dari tahun ke tahun turun menjadi satu digit. Samsung adalah kesayangan media teknologi. Ada laporan yang menyebutkan bahwa Apple memangkas pesanan iPhone dari pemasok mereka. Android terus mencetak jumlah pangsa pasar yang mencengangkan.
Nah, tampaknya kini Apple akan mengubah segalanya dan mendapatkan pesona iPhone mereka kembali.
Pekan ini, mereka meluncurkan iPhone 5S dan iPhone 5C, sebuah iPhone berharga murah. Produk-produk tersebut terlihat tidak memiliki fitur baru yang revolusioner. (Tipe 5S memiliki pemindai sidik jari yang membuat teleponnya lebih aman.)
Ponsel-ponsel itu bagus, tapi bukan produk-produk itu yang akan menghidupkan kembali bisnis Apple.
Sabtu, 07 September 2013
Xiaomi, 'Apple' dari Cina yang bakal Melesat
Anda mungkin belum pernah mendengar tentang Xiaomi. Namun jika Anda mengenal seseorang di Cina, besar kemungkinannya bahwa ia merupakan penggemar perusahaan tersebut. Xiaomi adalah sebuah perusahaan teknologi paling menarik saat ini, dan bahkan disebut-sebut sebagai "Apple dari Cina" oleh banyak pengamat industri. Hal itu dikarenakan gayanya mengumumkan dan memasarkan produk yang mirip dengan perusahaan asal Amerika tersebut.
Jumat, 23 Agustus 2013
Pria Berambut Merah Lebih Aman dari Kanker Prostat
Tidak dapat dipungkiri
bahwa setiap pria berisiko mengalami kanker prostat jika tidak menjalankan gaya
hidup sehat.
Namun baru-baru ini sebuah studi mengungkap bahwa ada pria
tertentu yang berisiko kecil terkena kanker prostat. Siapakah pria tersebut?
Tim peneliti dari Louisville University,
Kentucky AS menemukan bahwa pria dengan rambut merah berisiko 54 persen lebih
kecil terkena penyakit ini ketimbang pria berambut pirang, coklat atau hitam.
Peneliti menganggap bahwa pria berambut merah memiliki gen tertentu yang bisa
memperkecil risiko terkena kanker prostat.
Seperti dikutip Daily Mail, peneliti menyatakan
bahwa pria berambut merah memiliki gen yang disebut MC1R. Sebuah gen yang
disinyalir mengatur warna rambut mereka.
Kesimpulan ini didapatkan setelah peneliti mengamati 20.000
pria bersiiko kanker prostat dan satu persen dari jumlah tersebut memiliki
risiko lebih kecil karena memiliki rambut berwarna merah. Dengan begitu ada
kemungkinan besar gen MC1R-lah yang membantu mengontrol sejumlah sel saat membelah
dan tumbuh.
Sayangnya peneliti tidak memberikan informasi secara detil
mengapa warna rambut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap risiko kanker
prostat.
“Lagipula kami tak berharap para pria berambut merah yang
khawatir terkena kanker prostat berhenti mencari bantuan medis profesional
setelah mengetahui temuan ini,” terang Dr. Ian Frame, selaku direktur Prostate
Cancer UK memberikan pendapatnya tentang temuan ini. (dan)
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)


